Lemukutan...
Kenangan Tak Terhingga…
*Lemukutan Island is a paradise island for diving assorted coral reefs in West Kalimantan*
Yahhhh... begitulah keindahan alam yang saya bayangkan sebelum berkunjung di tempat ini
pulau ini merupakan salah satu wisata yang boleh mempertegas kebersamaan kami selama 4 hari ini....
sebelum mengutip rangkaian kata lebih lanjut, lebih spesifiknya untuk postingan kali ini adalah kebersamaan *tabhitaCrew* menikmati keindahan alam di pulau ini.
perjalanan dari teluk suak menuju Teluk Surau menggunakan kapal Mini dan disambut oleh Motor speed miliknya pak Asmadi, Kamipun disediakan penginapan secara eksklusif oleh tuan rumah bapak kite ASMADI. yaitu Villa Herva...
selama berada di pulau ini, kami menikmati berbagai keindahan alam teluk surau.....
pesisir pantai yang dikelilingi oleh tepian batu yang tidak teratur, namun elok dipandang mata...
airnya yg jernih, seakan akan ingin tenggelam bersama para ikan di pulau ini...
dicium oleh ikan inipun saya relaaaaaa
okeeeeeehhhh... stopped...
DAY 1
tiba di pulau menikmati pesisir batu dan memandang terumbu karang dari kejauhan....
cuaca yg sangat cocok utk diving (seharusnya) karena ombak yang tenang, namun kami lebih memilih berfoto di sekitar penginapan, karena kami berpikir mungkin besoknya lebih puas utk menyelam sambil menikmati terumbu karang.
menjelang malam, kami mempersiapkan diri untuk barbeque bersama mereka... (Dayen,Hana,Pedrin,Novita, Merys)
menjelang malam, kami mempersiapkan diri untuk barbeque bersama mereka... (Dayen,Hana,Pedrin,Novita, Merys)
tqyu yahh... tanpa koki kami butiran debu..
dan kamipun kembali di tempat peraduan pulau kapuk.
Day 2
Terbangun dan mendadak shock....
ternyata gelombang laut tinggi, dan pak Asmadi melarang kami menyelam di sekitar pantai....
dan kamipun harus sabar menunggu tim dari pontianak...
penyesalan memang selalu datang tanpa diharapkan, namun cuaca tak bisa kembali seperti kemarin... begitu juga perasaan yang mengharuskan memposting perjalanan 4 hari ini.
Pukul 3 sore, kamipun berangkat menuju arah barat melalui jalur darat dengan mendaki gunung dan melewati lembah... (Ninja Hatori)
mesti nyaris tersesat kamipun tetap memberanikan diri utk tetap melangkah... kamipun tiba di pesisir pantai sebelah barat...
dan sudah saatnya utk snorkling, semangat sudah di depan mata... ternyata, satupun dari mereka tidak ada yang berani menyelam...
next..... kamipun hanya selfie di tepi pantai menggunakan diving mask dengan perlengkapan minim, ada juga yang main sampan2an... (sedikit kecewa siiiii)
namun, kekecewaanpun akhirnya sirna setelah salah satu personil budak ponti ngajak nyelam menikmati keindahan terumbu karang (menurut saya itu batu yang tak berwarna dan tak elok) dan kitapun menyelam bersama.....
sayangnya saya tidak sempat berkenalan....
setelah puas diving dan berselfie ria (katenyeeeee)
kami pulang naik sampan, dan setengah perjalanan kami harus turun lagi karena kondisi gelombang besar yang menakutkan, instruktur (Pak Asmadi) menyarankan kami pulang menyusuri tepian pantai batu bersama tim lainnya...
kamipun tiba di penginapan pukul 19.00 lewat sikiiit...
Day 3
Gelombang sangat tinggi, seharusnya kami pulang hari ini....
karena kondisi yg tidak memungkinkan, kami harus menginap lagi...
galauuuuuuuuuuuuu cuy.... sementara besok kami harus lanjut kerja.. (maklum Cekgu) kami ini guru lohhhh..
ternyata, tak hanya kami yang mengalami nasip serupa...
ada juga tim dari Pontianak beserta keluarga juga yang mengharuskan menetap di pulau ini.
wasting time itu memang menyakitkan sekali, seolah waktu yang sia2 membunuh secara perlahan...
pulau yang indah nan eksotis seperti tempat yang kelam saat itu juga.
ditengah suasana yang kelam, kamipun mencoba mengisi waktu yang kelam (wasting time) dengan permainan konsentrasi, bersama teman baru kami dari Alumni STAN yg sedang bertugas Di Dirjen kementrian Keuangan Provinsi
"Konsentrasi Dimulai"
Abhi,Aga,Dei,Rama,Valent...
Menjelang petang... kami menikmati senja dengan mempersiapkan barbeque ke dua di bantu oleh pengunjung yang baru datang di penginapannya pak Asmadi... dan malam harinya kami Dinner bersama para Tabhita...
meski ikan bakarnya tak seenak racikannya si Erwin, setidaknya kami tidak mati kelaparan di pulau Lemukutan ini.
Day 4
Bangun sepagi2nya... dan berhasil mengabadikan terbitnya sang Mentari ......
setelah mengisi kampung tengah, kamipun bersiap2 untuk pulang dan SAYONARA dengan para pengunjung lainnya....
Pulang dan kembali selamat meski gelombang, hujan, badai menerpa...
yaaaaaahhhhhh... begitulah pelarian 4 hari yang kami lakukan di pulau lemukutan dan terdampar bersama para pengunjung yang awalnya kita tidak saling mengenal,
Ayo Tabhita... kapan lagi kita kemana....
semoga perjalanan 4 hari ini, akan selalu kita kenang meski kita berpisah dan tak bertatap muka lagi.
Hana
Merysna
Dayen
Pedrina
Novita
Berpetualanglah di negerimu sendiri, nanti kau akan tau dan bangga kalau Indonesia itu indah dari apapun. alam Indonesia akan indah kalo kamu tau cara menikmatinya. menikmati tanpa merusak, mensyukuri dan menjaga....
jadilah Adventures dan Traveler yang bijak.... pecinta alam, bukan hanya penikmat alam....
Salam dari Gueeeeeeh
Writer : Hana
Editor : Intang Rames, Alvius T.
Penerjemah : Google Translate.... (kalo ada bahasa Ndesoooo, tinggal Klik aja yahhh.
dipersembahkan untuk: Tabhita Crew
dan kamipun kembali di tempat peraduan pulau kapuk.
Day 2
Terbangun dan mendadak shock....
ternyata gelombang laut tinggi, dan pak Asmadi melarang kami menyelam di sekitar pantai....
dan kamipun harus sabar menunggu tim dari pontianak...
penyesalan memang selalu datang tanpa diharapkan, namun cuaca tak bisa kembali seperti kemarin... begitu juga perasaan yang mengharuskan memposting perjalanan 4 hari ini.
Pukul 3 sore, kamipun berangkat menuju arah barat melalui jalur darat dengan mendaki gunung dan melewati lembah... (Ninja Hatori)
mesti nyaris tersesat kamipun tetap memberanikan diri utk tetap melangkah... kamipun tiba di pesisir pantai sebelah barat...
dan sudah saatnya utk snorkling, semangat sudah di depan mata... ternyata, satupun dari mereka tidak ada yang berani menyelam...
next..... kamipun hanya selfie di tepi pantai menggunakan diving mask dengan perlengkapan minim, ada juga yang main sampan2an... (sedikit kecewa siiiii)
namun, kekecewaanpun akhirnya sirna setelah salah satu personil budak ponti ngajak nyelam menikmati keindahan terumbu karang (menurut saya itu batu yang tak berwarna dan tak elok) dan kitapun menyelam bersama.....
sayangnya saya tidak sempat berkenalan....
setelah puas diving dan berselfie ria (katenyeeeee)
kami pulang naik sampan, dan setengah perjalanan kami harus turun lagi karena kondisi gelombang besar yang menakutkan, instruktur (Pak Asmadi) menyarankan kami pulang menyusuri tepian pantai batu bersama tim lainnya...
kamipun tiba di penginapan pukul 19.00 lewat sikiiit...
Day 3
Gelombang sangat tinggi, seharusnya kami pulang hari ini....
karena kondisi yg tidak memungkinkan, kami harus menginap lagi...
galauuuuuuuuuuuuu cuy.... sementara besok kami harus lanjut kerja.. (maklum Cekgu) kami ini guru lohhhh..
ternyata, tak hanya kami yang mengalami nasip serupa...
ada juga tim dari Pontianak beserta keluarga juga yang mengharuskan menetap di pulau ini.
wasting time itu memang menyakitkan sekali, seolah waktu yang sia2 membunuh secara perlahan...
pulau yang indah nan eksotis seperti tempat yang kelam saat itu juga.
ditengah suasana yang kelam, kamipun mencoba mengisi waktu yang kelam (wasting time) dengan permainan konsentrasi, bersama teman baru kami dari Alumni STAN yg sedang bertugas Di Dirjen kementrian Keuangan Provinsi
"Konsentrasi Dimulai"
Abhi,Aga,Dei,Rama,Valent...
meski ikan bakarnya tak seenak racikannya si Erwin, setidaknya kami tidak mati kelaparan di pulau Lemukutan ini.
Day 4
Bangun sepagi2nya... dan berhasil mengabadikan terbitnya sang Mentari ......
Hana Dul Se dan Abhi Kushi Ka Bhi Gham
setelah mengisi kampung tengah, kamipun bersiap2 untuk pulang dan SAYONARA dengan para pengunjung lainnya....
Pulang dan kembali selamat meski gelombang, hujan, badai menerpa...
yaaaaaahhhhhh... begitulah pelarian 4 hari yang kami lakukan di pulau lemukutan dan terdampar bersama para pengunjung yang awalnya kita tidak saling mengenal,
Ayo Tabhita... kapan lagi kita kemana....
semoga perjalanan 4 hari ini, akan selalu kita kenang meski kita berpisah dan tak bertatap muka lagi.
Hana
Merysna
Hutan Bakau........!!!!
Berpetualanglah di negerimu sendiri, nanti kau akan tau dan bangga kalau Indonesia itu indah dari apapun. alam Indonesia akan indah kalo kamu tau cara menikmatinya. menikmati tanpa merusak, mensyukuri dan menjaga....
jadilah Adventures dan Traveler yang bijak.... pecinta alam, bukan hanya penikmat alam....
Salam dari Gueeeeeeh
Writer : Hana
Editor : Intang Rames, Alvius T.
Penerjemah : Google Translate.... (kalo ada bahasa Ndesoooo, tinggal Klik aja yahhh.
dipersembahkan untuk: Tabhita Crew







































































































